Hindari Korupsi, Nanan Enggan Jadi Cagub Jabar

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/16/2053127620X310.JPG
Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna (kedua dari kiri), menghadiri rapat konsultasi dengan DPR RI, di Ruang Pimpinan Dewan, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Polisi RI, Komisaris Jenderal Nanan Soekarna mengaku saat ini dirinya masih fokus untuk menyelesaikan jabatannya di Kepolisian RI. Oleh karena itu, belum terpikirkan untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Jawa Barat, sebagai calon gubernur daerah tersebut.

"Ada 173 kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Masa nambah satu, yaitu saya. Jadi 174 dong. Maksud saya apakah untuk kepentingan saya atau untuk kepentingan Jabar. Yang paling penting, siapa yang paling bagus dialah yang menjadi Gubernur Jabar, bangun Jabar," kata Nanan di Jakarta, Senin (16/4/2012).

Nanan mengaku, ia tidak tertarik menjadi cagub jika harus berurusan dengan karut marut partai politik. Partai, kata Nanan, rentan terhadap godaan korupsi. Ketika seseorang mencalonkan diri menjadi gubernur harusnya itu bertujuan untuk mengabdi ke daerahnya bukan mencari kekuasaan dan uang semata.

"Nyagub perlu uang banyak. Kalian cek semua cagub. Itu keluar uang banyak, lalu dia nyari uang lagi. Mendingan saya enggak usah kalau sistemnya kayak gitu. Kalau bisa tanpa partai, ya silakan saja," paparnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar