Dua Mobil Mengiringi Geng Motor dari Belakang

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/29/1312314620X310.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan orang pengendara motor dengan mengenakan pakaian serba hitam, tampak berjalan dengan kecepatan rendah di sepanjang Jl. Warakas, Jakarta Utara selama tiga malam berturut-turut.

Berdasarkan keterangan Miftahul (32), salah seorang penjual pecel lele yang sehari-hari berjualan di jalan tersebut, terdapat dua mobil dibelakang iring-iringan motor tersebut.

Dari gelagat seorang pengemudinya, warga menduga ia merupakan pimpinan dari gerombolan tersebut.

"Ada dua mobil di belakang. Kayaknya dia ketuanya. Pake slayer warna putih. Satu mobil jip jaman dulu, satu lagi sedan warna abu-abu. Saya enggak sempat lihat plat nomornya. Orang dalam hati saya berdoa aja," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (13/4/2012).

Ia mengaku, saat iring-iringan tersebut berjalan dari arah Terminal Tanjung Priok menuju arah Sunter, dirinya sempat melihat sang pengemudi mengeluarkan kepalanya sambil menunjuk-nunjukkan tangannya seakan menginstruksikan ratusan pengendara motor di depannya.

"Kepalanya sempat keluar, nunjuk tangan ke depan, 'ke Tanah Abang ya'," ujarnya menirukan pengemudi jip tersebut.

Sekitar 200 orang pria bersepeda motor tersebut diketahui melakukan aksi pembantaian di delapan lokasi berbeda pada Jumat dini hari.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, mereka datang dari arah Kemayoran ke Jalan RE Martadinata Permai dan melintas Jalan Bugis, Gorontalo, Tanjung Priok, lalu ke Jalan Warakas Raya.

Tiga orang warga menjadi korban kebrutalan kelompok yang diidentifikasikan sebagai geng motor tersebut. Beruntung ketiganya masih selamat.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar