Busyet! Bensin Dioplos dengan Air

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/bensin-eceran-makassar.jpg

TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU - Pemilik kendaraan di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, patut waspada. Pasalnya, ada pengecer nakal yang menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium bercampur air.

Salah satu korbannya, wartawan Sripo sendiri, saat mengisi BBM premium eceran di Jl Merdeka, Sabtu (7/4/2012) siang, tak jauh dari SPBU. Usai mengisi bensin sebanyak empat liter, sepeda motor langsung digeber. Namun, tidak sampai sepuluh menit, sepeda motor langsung mogok.

Saat sampai di bengkel dealer sepeda motor Honda, Jl Kolonel Wahid Udin, tanki sepeda motor langsung dikuras. Hasilnya, bensin yang dibeli dari pengecer bercampur dengan air. "Kalau tidak dikuras, motornya bisa rusak Mas. Jadi dikuras dulu, dibuang semua airnya dan baru diisi bensin lagi," ujar mekanik bengkel tersebut.

Mekanik ini menunjukkan air yang dicampur dalam bensin yang dibeli. Air tersebut menggumpal dan berada di bagian bawah ember, tempat menampung bensin. Air yang didapatkan, lumayan banyak sekitar satu cangkir penuh.

Air dan bensin tidak bisa menyatu dan mengendap di bagian bawah minyak, karena massa air lebih berat dari bensin. "Biasanya, airnya mengendap di bawah dulu, terus mematikan mesin motor karena tidak menyala," ujar mekanik tersebut. Untuk menguras tangki sepeda motor tersebut, terpaksa mengeluarkan uang Rp 50 ribu.

Ternyata, pemilik bengkel, juga menceritakan hal yang sama. "Bukan saya, tapi suami saya pernah jadi korban," ujar wanita berkerudung ini. Ia menceritakan, kejadian satu minggu yang lalu. Saat itu, suaminya mengisi BBM jenis premium di pengecer yang berada di Jl Merdeka Sekayu.

Namun, selang beberapa menit kemudian, mobil tersebut mogok dan tidak bisa dinyalakan. "Ternyata, bensin yang dibeli itu bercampur air. Terpaksa dikuras dan habis Rp 200 ribu untuk nguras bensinnya dari mobil," jelasnya.

Sehingga, saat ini, ia selalu mengingatkan suaminya untuk tidak lagi mengisi bensin eceran. Ia mengaku, lebih baik membeli BBM jenis Pertamax. "Disini kan, kalau antri ramai SPBU-nya, jadi terkadang malas dan beli eceran," jelasnya.

Namun, tidak semua pengecer yang berlaku curang. Salah seorang pengecer, Ahmad, mengaku bensin yang dijualnya murni. "Ini bensin murni, idak dicampur, cuma ambek untung sedikit kami. Kalu dicampur, gek kasihan, sepeda motor konsumen jadi rusak, kito yang jadi sasaran," jelasnya.

Memang, banyak sekali pengecer BBM di sepanjang jalan Kota Sekayu. Mereka semakin ramai dan memanfaatkan momen akan ada kenaikan BBM per tanggal 1 April kemarin. Sehingga, ada beberapa pengecer nakal yang mencampurkan bensin dengan air untuk mendapatkan sedikit keuntungan, namun merugikan konsumen.

Menurut Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Maruli Pardede mengatakan pihaknya akan menindak tegas jika terbukti benar ada pihak pengecer mencampur bensin dengan air. Untuk itu dia menyarankan agar pembeli waspada dan mengecek langsung saat pengecer menuangkan bensin kedalam tangki. "Kalau dicampur dengan air sangat kentara, karena air dan minyak bisa bercampur. Kita khawatir dioplos dengan minyak sungai angit," terangnya. Bagi pihak yang dirugikan dapat melapor ke polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar