Berniat Melerai, Arifin Malah Dikeroyok dan Tewas Tertusuk

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Korban-Geng-Motor-Kritis1.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelasi Arifin, staf khusus Armada RI Kawasan Barat (Armabar) TNI AL diketahui tewas dengan luka tusuk saat tengah melerai tabrakan antara Toyota Avanza dengan sebuah truk kontainer di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, 31 Maret 2012 lalu.

"Arifin dan Albert tengah mengendarai motor. Lalu melihat ada perseteruan antara pengemudi Avanza dan truk. Arifin melihat sopir truk kontainer lagi dipukul," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AK Besar Didi Halimansyah saat dihubungi Minggu (15/4/2012).

Arifin pun berusaha melerai dan melindungi sopir truk karena sopir Avanza dibantu oleh sekelompok massa, yang merupakan geng motor.

"Saat ada bentrok antara pengemudi Avanza dan truk kontainer, baik Arifin dan kelompok itu saling membela pengemudi Avanza dan truk kontainer. Sementara Albert, rekan Arifin yang juga anggota TNI AL, kabur terlebih dulu," ujar Didi.

Kemudian antara pengemudi Avanza dan truk sempat bernegosiasi terkait soal ganti rugi namun tidak mencapai kesepakatan. Sopir truk langsung melarikan diri, dan sopir Avanza mengejar.

Perseteruan di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan terus berlanjut antara Arifin dengan geng motor. Hingga berakhir dengan tewasnya Arifin.

Didi pun menambahkan pihaknya telah memeriksa dua sopir yang terlibat seteru itu namun keduanya tidak tahu menahu bagaimana penggeroyokan pada Arifin bisa terjadi.

Sampai pada akhirnya polisi berhasil meringkus satu pelaku penggeroyokan Arifin yakni Joshua Raynaldo Radja, seorang mahasiswa di rumahnya di Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Senin malam (9/4/2012).

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar