Tak Tahan Rasa Sakit, Yadi Mencakar-cakar Kepalanya

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Ilustrasi-pasien-korban-kecelakaan.jpg

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Karena tempat kerja lumayan jauh, Yadi (21) pun pergi dengan mengendarai motor. Sayang, karena ngebut, warga Desa Mayakin BK 10 Kecamatan Belitang OKU ini, terperosok di lobang yang besar yang ada di Jalinsum OKU.

Setelah terperosok, motor yang dikendarai Yadi oleng dan hampir beradu kambing dengan motor pengendara lainnya.
Demi menghindari tabrakan, ia memilih menjatuhkan diri. Sayang, laju motornya yang kencang memaksanya berbenturan dengan aspal cukup telak Jumat (2/3/2012). Ia pun tidak sadarkan diri.

"Dia pun sempat mencakar-cakar dirinya sendiri. Mungkin akibat rasa sakit di kepala kirinya," ujar Sadikin, paman korban.

Warga sekitar yang melihat Yadi terkapar di jalan berinisiatif membawa Yadi ke Rs Gumawang. Namun, ia tidak lama berada di sana. Begitu keluarga di orangtuanya datang, Yadi langsung dirujuk ke ruang Emergency RSMH Palembang Sabtu (3/3/2012).

"Ia kami pindahkan karena tidak kunjung membaik. Pihak RS Gumawang juga menyarankan hal yang sama," ujar Sadikin.

Diceritakan Sadikin, Yadi saat itu hendak bekerja. Ia bekerja bangunan dan ikut Pak De nya. "Sekarang Yadi sedang ada proyek di desa tempat pak denya. Dari rumah, desa pak denya bisa dicapai dalam waktu satu jam," jelas Sadikin.

Yadi sudah memiliki satu anak hasil pernikahanya dalam satu tahun. Kini, Yadi sangat berharap doa anaknya yang masih berusia dua bulan tersebut bisa membuatnya sembuh. Maklum, hingga Sabtu (3/3/2012) pukul 17.00, Yadi masih terbaring di ruang Emergency RSMH Palembang. Kondisinya pun masih belum sadar dari pingsan.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar