Sela, Anak Kesayangan itu Tewas di Bedeng Kosong

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/korban-tewas-ilustrasi.jpg

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Asmuni dan Darti tidak percaya anak perempuan satu-satunyaitu berpulang. Sela, ditemukan tewas di salah satu bedeng kontrakan kosong, di Jl Ki Merogan, Sabtu (3/3/2012).

Pasangan Asumini-Darti, memiliki lima anak. Diduga karena masalah handphone, pasutri ini harus kehilangan satu-satunya anak gadis mereka.

Tak heran, begitu melihat jenazah anaknya di RSMH, Asmuni dan Darti terlihat begitu lesu. Terlebih Darti. Ia nyaris roboh andai tubuhnya tidak ditahan keluarganya yang lain. Bibir Darti seolah tidak ingin lepas dari wajah Sela yang terbaring kaku di hadapanya.

"Ngapolah nak kau biso cak ini. Cubo relake bae hp kau hilang. Idak mati cak ini kau,"bisik Darti di telinga kiri jenazah Sela. Ini semua memang gara-gara handphone.

Sudah dua hari handphone milik Sela (15) tidak berada di dalam genggamanya. Karena terus-menerus ditanya keberadaan HP oleh ibunya, warga Jl Abi Kusno RT 30 RW 07 Kertapati ini pun berniat mengambil kembali HP-nya dari tangan teman lelakinya.

Nahas, nyawa Sela keburu melayang di saat ia hendak mengambil HPnya dari tangan teman prianya Sabtu (3/3/2012) di Jl Ki Marogan Lr Pandawa Kertapati.

Menurut Darti, HP milik Sela baru dua hari dibelikan oleh kakaknya, Rio. Meski masih terbilang baru, Sela sudah berani meminjamkan HP tersebut kepada pacarnya.
Kontan, Rio pun menanyakan keberadaan HP setelah dua hari berturut-turut ia tidak melihat keberadaan HP tersebut.

"Ia bilang sama saya kalau HP tersebut ditahan gurunya. Saya pun menyuruhnya untuk mengambil HP tersebut dari gurunya," ujar Darti.

Karena merasa Sela tidak akan berani menagih HP-nya, Rio berinisiatif untuk menyusul adiknya ke sekolah. Namun, sampai di sekolah, jawaban dari pihak sekolah benar-benar membuat Rio khawatir.

"Gurunya bilang sama Rio kalau Sela pergi dari sekolah sejak pukul 08.00. Kata teman-teman sekolahnya, ada seorang pria yang menjemput Sela ke sekolah. Pria tersebut tidak lain adalah teman pria Sela yang sudah meminjam HP Sela selama dua hari," ujar Darti.

Menyusullah Rio ke tempat adiknya pergi bersama teman prianya. Rio mendapat alamat tersebut dari teman-teman Sela.

Rio berhasil menemukan keberadaan adiknya di Jl Ki Marogan Lr Pandawa Kertapati. Rio menemukan Sela tidak sadarkan diri di sebuah rumah kosong. "Kami temukan tewas di sana, saya harap polisi bisa menyelidikinya," ujarnya.

Darti mengaku sempat berfikiran tidak enak sewaktu Sela hendak berangkat sekolah. Tidak pernah semasa hidup Sela membuatkan Darti segelas susu. Namun, sebelum berangkat, entah mengapa Sela membuatkan ibunya segelas susu.

Di lain pihak, ayah Sela yakni Asmuni mengaku selama seminggu ini tidak semangat menjalankan aktivitas sehari-hari. Seakan sudah ada firasat, Asmuni terus-menerus kepikiran sama anak perempuan semata wayangnya tersebut. Namun, ia tidak menyangka Sela akan seperti ini.

Sementara itu, teman pria yang menjemput Sela ke sekolah diketahui berinisial Rd. Hingga saat ini, keberadaan Rd masih terus dicari pihak Polsekta Kertapati.

"Kami masih mencari keberadaan teman prianya yang berinisial Rd. Saat ini, kami sedang meminta informasi dari beberapa saksi yang mengaku mengetahui hubungan Sela dengan Rd," ujar Kapolsekta Kertapati, Sukri A Rivai SSos.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar