Rp4,5 T, Dana Siap Pakai Tanggulangi Bencana

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/12/11/135690_kepala-bnpb-syamsul-maarif-antisipasi-banjir-lamongan_300_225.jpg

VIVAnews - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif minta agar dana siap pakai untuk penanggulangan bencana di Indonesia yang mencapai Rp4,5 triliun digunakan secara efisien dan tepat sasaran. Ia menyebut, dana tersebut bersumber dari APBN yang digelontorkan untuk kebutuhan mendadak guna menanggulangi masalah bencana yang timbul.

"Dana itu harus digunakan agar tepat sasaran. Dengan filosofi mencegah dan menanggulangi terjadinya bencana. Salah satunya melakukan deteksi dini," kata Syamsul usai meninjau kesiapan DKI Rakorda dengan BPBD Jatim di Surabaya.

Disebutkan, untuk pengawasan keuangan pihaknya didampingi Badan Pegawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar tidak terjadi penyimpangan selama pengucuran dana. Sementara itu, untuk wilayah teknis BNPB menggandeng instansi terkait seperti PU Bina Marga dan lainnya. Mekanismenya tidak sama dengan pengadaan barang dan jasa pada umumnya.

"Kami didampingi BPKP untuk pengucuran anggaran tersebut agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari. Selain PU, juga beberapa kelompok masyarakat untuk rehab dan rekontruksi rumah korban bencana," ujarnya.

Syamsul menyebut dana sebesar Rp4,5 triliun tersebut masih tidak cukup. Alasannya, wilayah seluruh Indonesia sangat luas. Pada tahun 2011 lalu, Propinsi Jatim mendapat dana On Call sebesar Rp190 miliar. Idealnya, lanjut Syamsul, untuk propinsi Jatim mendapat dana On Call sebesar Rp250 miliar.

"Jumlah itu tentunya diperhitungkan dengan kondisi Jatim yang memang rawan bencana. Sedangkan bencana sendiri tidak harus dari banjir, tanah longsor atau gunung meletus. Justru bencana sosial yang harus lebih diperhatikan," tegasnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar